Rabu, 21 Maret 2012

*kisahku*


Seperti pasir yang tergenggam erat di tanganku..akhirnya aku harus rela melepasnya..
bejalannya waktu yang telah bergulir lama ternyata ia tak pernah merasa sama..aku membangunya dengan cinta tapi ia ternyata tak sama..
di penghujung bulan ini..aku harus merelakan ia pergi..ia telah pecah berkeping yang kepingannya melukai aku sendiri..sedalam ini..
inilah sebuah proses hidup yang harus ditempuhi dari cinta yang tak kunjung direstui..mungkin salahku yang tak pandai merayu hati atau memang aku yang bukan terpilih..

Ketika luka yang menyapa biarlah aku sendiri sekarang menyembuhkannya..
aku percaya dengan satu sayap kinipun aku tetap mampu menjelajah dunia..
inilah kisahku yang harus tutp buku dan bertanda luka sembilu..
Biarlah semua ini kusandarkan padaNya sang pemilik semesta
Semoga selalu kau genggam erat hatiku ya Robb..

Sabtu, 10 Maret 2012

* Janji yang Terkikis Waktu*


Magelang, 10 Maret 2012

Aku dulu merajutnya karena sebuah janji...terangkai waktu dan kenangan hingga berbulan bahkan tahunan.. bersama suka dan duka aku menyulamnya...
Perpisahan bukan suatu pilihan yang ada dalam rencana itu..tapi inilah yang terjadi dan harus dijalani...
Ketika janji dan hati tak sama lagi dan restu yang tak didapati...

Aku..tak akan merajuk pada perginya hati..kusimpan janji pada kotak peti mati..
Alloh aku ikhlaskan ketentuanMu...kuajarkan hatiku pada takdirMu..

Alloh..rencanaMu adalah rencana terindah dari rencanaku sang manusia hina dan papa.. yang banyak berkubang dosa..

Biarkan janji itu terkikis wakru...tak kucemburukan hatiku...kurelakan ia pergi seperti yang ia ingini..:)